Kunjungi:

Senin, 24 Februari 2014

Itou Kanako - Skyclad no Kansokusha [Pengamat Berbaju Langit]

skyclad

Kako wa hanareteyuki mirai wa chikazukuno?
Kansokusha wa itsuka mujun ni kizuku
Apakah masa lalu kian menjauh, dan masa depan makin dekat?
Pengamat akhirnya 'kan menyadari kontradiksi ntuh.
Kami no tsukuridashita sekai wa kanzennaru mono de zettai no kinkou
Sore wa orikasanaru guuzen uchuu kibo no kiseki
Mamoraretekita gate"kisei"wa owatta
Dunia yang diciptakan oleh Tuhan mah sempurna dan benar-benar seimbang.
Ini mah pertemuan bejibun kebetulan kecil, yang tertumpuk 'jadi keajaiban astronomi.
Aturan dan peraturan dari Gerbang yang dijaga sudah tidak ada lagi.
Open The Eyes --
"Zero"ga kako de"ichi"ga mirai"ima"wa dokonimo nai
Somuku koto no dekinu logic
Open The Eyes --
Heikousuru musuu no sen sentaku wa boutoku e
Bokura no"sonzai"sae utagau sono me ni utsuru keshiki wa
"Shuusoku"wo suru
Buka mata --
"0" adalah masa lalu, "1" adalah masa depan, tapi "kini" tiada dimanapun;
Inilah sebuah logika yang tak terbantahkan.
Buka mata --
Di antara garis paralel tak terhitung jumlahnya, kutetapkan "penghujatan" sebagai pilihanku.
Meragukan "keberadaan" kita, pemandangan ntuh tercermin dalam matamu
lantas menyatu dan menenang.
Futatsu no hari ga sasu jikan no gainen mo
Kansokusha shidai de hizumi wo miseru
Bahkan konsep dasar waktu, dilambangkan dengan jam dua tangan,
menunjukkan distorsi pada kehendak pengamat.
Kami ni ataerareta eichi wa kanarazu "hate" ga aru zettai no ryouiki
Sore wa orokayue no guuzen manekarezaru kiseki
Tozasaretekita gate "kisei" wa owatta
Harusnya ada suatu batas mutlak 'tuk pengetahuan yang diberikan oleh Tuhan.
Ini kecelakaan yang disebabkan oleh kebodohan, sebuah keajaiban yang tak diundang.
Aturan dan peraturan dari Gerbang terkunci sudah tidak ada lagi.
Open The Eyes --
Kousoku eto te wo nobashita omoide no parusu ga
Tobikomu fukashigi na logic
Open The Eyes --
Uchuu ga mada kakushimotta chitsujo no nai riron
Mugen to yobareta ten to ten ga fusei na chikara wo karite
"Saisei" wo suru
Buka mata --
Dengan tanganku yang memanjang ke arah gesitan cahaya,
denyut ingatanku terjun ke logika tak terduga.
Buka mata --
Alam semesta masih memegang teori tersembunyi dari gangguan kekacauan;
titik-titik ini, disebut kontinuitas tak terbatas, meminjam kekuatan ketidakteraturan
dan "memutar ulang" lagi dan lagi.
Open The Eyes --
"Zero" ga kako de "ichi" ga mirai "ima" wa dokonimo nai
Somuku koto no dekinu logic
Open The Eyes --
Heikousuru musuu no sen sentaku wa boutoku e
Bokura no "sonzai" sae utagau sono me ni utsuru keshiki wa
"Shuusoku" wo suru
Buka mata --
"0" adalah masa lalu, "1" adalah masa depan, tapi "sekarang" entah dimana;
inilah sebuah logika yang tak terbantahkan.
Buka mata --
Di antara garis paralel tak terhitung jumlahnya, kumenetapkan "penghujatan" sebagai pilihanku.
Meragukan "keberadaan" kita, pemandangan itulah yang tercermin dalam matamu
jadi mengumpul dan menenang.

0 komentar:

Posting Komentar