Kunjungi:

Rabu, 17 September 2014

Hanazawa Kana – Jet Peluit [Kuchibue Jet]


hare nochi amefuri
houkago to CHAIMU
saezuru kutsu oto
mokuji no mukou no tobira
  
  Selama hari nan cerah, ia hujan 
  Sepulang sekolah dan lonceng berbunyi  
  Jejak-hentak kaki yang bernyanyi 
  Pintu yang ada di balik kepuasan 

chiisaku yureru fuusen ga
kokoro no tenohira hajiketa

  Balon yang sedikit berayun-ayun
  Muncul di telapak tanganku 

kibou noseta kuchibue JETTO
kumo koereba aoi sora
shikai ha ryoukou anata no tokoro he
kaze no youni kakenuketeyuku
nido to konai kisetsu no naka
tabi suru My Heart
sora ni egaku DAIYARO-GU
  
  Jet peluit yang kutitipi harapanku 
  Andai kubisa lalui awan berlangit biru dengannya
  Pengaruhku kian sampai ke tempatmu berada 
  Kukan berlalu-lalang bagaikan angin 
  Dalam musim yang takkan pernah datang 
  Kukan berkelana dengan hatiku
  Itulah dialog yang kutuliskan pada langit 

mikadzuki no shiori
hoodzue to binetsu
mukuchina oshaberi
oyashirazu ni hibiita

  Ada penunjuk bulan baru tuh
  Daguku di tangan dan nyatanya lagi demam 
  Obrolan dalam diam 
  Mendenting dalam gigi kebijaksanaanku 

atashi no naka no ryuusei ga
shizukana uchuu wo NOKKU shita

  Bintang jatuh yang ada dalam diriku 
  Mengetuk-ngetuk alam semesta nan tenang 
  
yume ni tsudzuku kuchibue JETTO
kanadeteiru OKUTA-BU
tsubasa wo hirogete kioku no kanata he
kaze ga mekuru tashikana guuzen
monogatari ha kono basho kara
hajimaru My Days
asu wo tsudzuru REBORYU-SHON

  Jet peluit yang lanjut bablas ke mimpi-mimpiku
  Alunan nada yang dimainkan 
  Mengepakkan sayapku menuju kenanganku
  Angin yang berputar-putar mah kebetulan yang pasti 
  Alkisah dari tempat ini 
  akan memulai hari-hariku 
  Sang revolusilah yang tuliskan hari esok 

kasoku shiteku kuchibue JETTO
taikiken wo tsukinukete
shikai ha ryoukou anata no tokoro he
kaze no youni kakenuketeyuku
nido to konai kisetsu no naka
tabi suru My Heart
sora ni egaku DAIARO-GU

  Jet peluit yang makin cepat lajunya
  Lewati bejibun bahaya 
  Pengaruhku kian sampai ke tempatmu berada 
  Kukan melaju bablas bagai sang angin 
  Dalam musim yang takkan pernah datang 
  Kukan berkelana dengan hatiku
  Itulah dialog yang kutulis di langit ntuh

0 komentar:

Posting Komentar