Kunjungi:

Jumat, 19 September 2014

Ray - Pemotret Musim [季節のシャッター / Kisetsu no Shutter]


hanasaki de yureru nokoriga kesu you ni
ashibaya ni sugiteyuku natsu no kaze
seifuku no botan mo sukoshi dake kosurete
doori no benchi sae mo toki o kizandeta
ano natsu wa ima mo
bokura o matteiru ka na?
furikaeru kimi no egao
yakitsuketa firumu no naka de
wasurenai…
yakusoku mo kakenukeru shiosai mo
hanabi ga utsushita nakama to warau isshun sae mo
usurenai itoshisa mo
tookunaru omoide mo
dokoka de matteiru
kisetsu e no endo rooru
shattaa o hiraite…

Seolah-olah menyapu hilang bau yang berlama-lama di ujung hidungku, 
Angin musim panas yang menyemilir memburu. 
Ia sedikit menyentil kancing di seragamku, 
Seraya bangku di pinggir jalan pun menghitung mundur waktu. 
Aku ingin tahu apakah musim panas itu
Masihlah menunggu kita? 
Senyummu, ketika dirimu menoleh padaku, 
Sama seperti itu yang tertoreh pada film itu, 
Takkanlah terlupakan... 
Janji kita... Menderu lautan... 
Saat teman-teman tertawa bersama, tercermin dalam kembang api ... 
Itulah keindahan yang tiada kan memudar, 
Dan kenangan yang kian menjauh, 
Tengah menunggu kita di suatu tempat; 
Gulungan kredit musim ini melanjut, 
Sambil pemotretnya membuka... 

natsugusa o yurasu nakama no kenka mo
owatta koto nado nai nichijou mo
gorori to nekorobu sunahama mitai de
hiyasarete hajimete atatakasa o shitta
ano natsu no you ni
boku wa waratteiru ka na?
sukoshi otona ni natta yo… to
marumatta firumu ni tsugeta
wasuretai koukai mo namida o mita ano hi mo
bukiyou na iiwake
kodzukiai warau isshun sae mo
todokanai sasayaki mo
dakishimetakatta kata mo
dokoka de hohoemu kimi e no puroroogu
firumu o toraetara…

Pertengkaran antar teman yang goyangkan rumput musim panas, 
Dan hari-hari yang tampaknya tak pernah berubah, 
Sepertinya runtuh terbaring di atas pasir, 
Kian mendingin, dan tahu akan kehangatan 'tuk pertama kalinya. 
Apakah kujuga tersenyum, 
Seperti pas selama musim panas itu? 
"Aku sudahlah sedikit dewasa," kataku ... 
Teruraikan dalam satu rol film, 
penyesalan yang ingin kulupakan... hari-hari kumelihat air mata ... 
Alasan yang ababil... 
...Bahkan saat perceckcokan kecil. 
Sebuah bisikan tak terdengar, 
Dan bahuku yang ingin dipeluk, 
Adalah prolog untukmu yang tersenyum entah di sana, 
Tapi jika kumengubah filmnya... 

ichido shika nai toki ni deaetanda
kiseki oshietekureta natsu o… wasurenai
yakusoku mo kakenukeru shiosai mo
hanabi ga utsushita nakama to warau isshun sae mo
kanaetai
barabara no bokutachi no omoide mo
dokoka de matteru
mirai e no joint-roll
firumu o tsunaide…
we’ll stand in summer wind
… can’t forget summer story
woo, brightest days of summer

Kutemui saat-saat yang hanya datang sekali ntuh.
Aku takkan lupakan... musim panas yang 'ajarkanku arti keajaiban. 
Kuingin membuat janji kita... Menderukan lautan... 
Saat teman-teman tertawa bersama, tercermin dalam kembang api ... 
...Sebuah kenyataan. 
Ingatan kita, dengan keterpisahan kita, 
Tengah menunggu di suatu tempat. 
Sebuah gulungan gabungan yang mengarah ke masa depan. 
Jika kita memuat filmnya... 
Kita akan berdiri melawan angin musim panas, 
Tak dapat 'lupakan kisah musim panas kita. 
Woah, hari-hari cerahnya musim panas nih!

0 komentar:

Posting Komentar