Kunjungi:

Kamis, 17 Maret 2016

Kaori Oda - Zero Tokei (Jam Nol)


sono te no naka de hikaru uzumoreta kioku ni
michibikareru mama miageteita
tabidachi no sora o

Dibimbing bersamakan kenangan yang terkubur,
Yang bersinar dalam tanganku,
Aku mendongak ke langit keberangkatan.

toki wa mawaru
kurikaeshinagara unmei no wa o tadori
fusagareta mirai tozasareta kako
nagai fuyu o tobikoete

Sang waktu lanjut berulang menyiklus,
Seraya itu mengikuti cincin nasib ini.
Masa depan terhalang ... Masa lalu tertutup ...
Tapi ku'kan buat masa laluku di musim dingin yang abadi ini!

owaru sekai o kizanda hari wa
zero o sashitemo tomaru koto naku
mugen no yoru o kazoetsudzukeru yo
dareka no mezame o yasashiku terasu tame

Tangan jam yang terus menelusuri dunia yang berakhir ini,
Yang bahkan mencapai nol, tiada 'kan pernah berhenti.
Ku'kan terus menghitung malam yang tak terhingga ini,
Demi bersinar lembut di atas bangkitnya seseorang.

utagoe dake ga nokoru toumei na keshiki ni
iro o noseru you ni hana wa saita
shinjitsu o kakushite

Di tengah pemandangan yang transparan, di mana hanya suara nyanyian yang tersisa,
Sebuah bunga memekar ... seolah mencoba 'tuk memperkenalkan warna,
Di kala menutupi kebenaran.

toki o damasu itsuwari no emi ga
unmei no hi o nozoku
ochiru shunkan hibiku senritsu
negau koto wa tada hitotsu

Senyum palsu yang menipu waktu,
Mencuri kilasan hari yang ditakdirkan itu.
Mendengar melodi yang beralun saat semuanya jatuh,
Hanya ada satu hal yang akan kuharapkan!

onaji sekai ni umareta wake ga
moshi wakare demo kono itami demo
saigo naraba motto dakishimete
dareka o motometa omoi no nakigara o

Meski alasan kita dilahirkan ke dunia yang sama,
Adalah hanya untuk berpisah ... atau merasakan sakit ini ...
Andai ini adalah sang akhir, kumohon dekap aku lebih erat.
Inilah cangkang kosong dari perasaan yang merindukan seseorang ....

tsumetai mojibanni kooritsuita namida no ato
mada hodokenai keredo

Di atas panggilan dingin ini ada jejak bekuan air mata
yang masih mencegahnya 'tuk bergerak bebas.

owaru sekai o kizanda hari no
kizuna wa kitto togire wa shinai
asa ga kureba usureru hoshiboshi
sora niwa tashika ni kagayaku you ni

Tangan jam yang terus menelusuri dunia yang berakhir ini,
Mempertahankan ikatan yang tiada 'kan pernah rusak,
Membiarkan bintang yang memudar dengan datangnya pagi,
Untuk menjaganya tetap bersinar cemerlang di langit.

ima koko de deaeta imi wa
zero ni naranai eien dakara
jiyuu ni natte haru no hidamari o
aishita dareka to sagashi ni ikitai yo

Makna baru yang kutemukan dalam saat-saat ini,
Adalah keabadian yang tiada 'kan pernah menjadi nol,
Jadi karena aku dibebaskan, kuingin pergi mencari,
seseorang yang amat menyukai matahari di musim semi.

Translirik dari LN

Sumbangan

0 komentar:

Posting Komentar