Kunjungi:

Senin, 28 Maret 2016

OLDCODEX - Aching Horns (Taring yang Nyelekit)


nagareteita kumo o terashite
nijindeiku sora
sakebu you ni omoiegaite
kaze no koe o kiiteita

Langit mulai mengabur,
dan menerangi aliran awan
Kumembayangkan itu berteriak,
saat aku 'dengarkan suara angin.

netsu o obita
hoo o tsutatte hashiru namida
itsunomanika kakaeteiku
kizuato nara shitteita

Kita rasakan jejak panas di pipi
sebagaimana air mata menetes ke bawah.
Kita sudah tahu bejibun macam luka,
dan cenderung menerimanya bahkan sebelum ketahuinya.

One day I gazed
At my clenched fist
kasaneawaseta hibi eto
Deep inside of
A single breath of mine
kogareteita hold me back

Suatu hari aku menatap,
pada tangan terkepalku,
Maju menuju hari yang bertumpang tindih.
jauh di lubuk,
sebuah napas tunggalku,
yang tengah mendidih - dan terus menahanku!

Where is the blue that we got to fly?
kagayakeru ashita e mitomenagara
tagai no sora o wakeatta
Where is the light that we want to dive?
nakushiteta mirai e
tsunagu te ga hanareta to shitemo
The place where we’re firmly tied


Di manakah kebiruan yang bikin kita terbang?
Sembari kita terima hari esok kala kita bisa bersinar,
Kita saling berbagi langit kita sendiri.
Di manakah cahaya yang ingin kita selami?
Meski tangan kita yang terkait musti terlepas ntar,
Mencari masa depan kita yang hilang:
Itulah tempat di mana kita terikat erat...

kanawazu ni iradatte
keriagete wa
me o fusaida sugata ga
kaze no naka e kieteiku

Menggalaukan keinginanku yang tidak jua jadi kenyataan,
Aku menendangi tanah,
Seraya gambaran seseorang meliputi mata mereka,
yang menghilang ke haribaan angin.

Someday you will
Drop your fist down
kataritsugareta kioku eto
Inside and out
But I don’t know why,
nagekaketeita hold you back

Suatu hari kau akan,
turunkan kepalan tanganmu -
Condong ke arah kenangan yang diwariskan padamu.
Ke dalam dan ke luar,
Tapi aku tidak tahu duhai mengapa ...
Kau mau membuang semua itu, tapi aku menahanmu!

Where is the blue that we got to fly?
kazashiteta ashita e
nareta hibi wa mayoi no naka de
sugisatta
Where is the light that we want to dive?
oikaketa mirai e
fuzakete wa toomawari shiteta
The place where we’re truly known

Di manakah kebiruan yang bikin kita terbang?
Menuju hari esok yang telah kita percayai,
Hari-hari yang telah terbiasa kita lalui mau melenyap
Ke tengah-tengah kebingungan.
Di manakah cahaya yang ingin kita selami?
Kita sok bodoh mengambil jalan memutar,
Seraya mengejar masa depan itu:
Itulah tempat di mana kita benar-benar dikenal ...

Go, make our way tsuyoku idake
Go, gaze our sight hibiku hazu sa
I just grab the ache and go to the other side
Nothing has worked to cool your anger down
Though I saw the star on your back
All I wanted was the horns

Maju, menerobos ke depan - genggam ia erat-erat!
Maju, saling menatap mata - kuyakin itu 'kan terdengar jauh di sana!
Kuhanya merengkuh kepedihan itu dan menuju sisi yang lain
Tiada yang mempan untuk mendinginkan kemarahanmu.
Meskipun aku melihat bintang itu di punggungmu,
Yang kuinginkan cumalah tanduk!

Where is the blue that we got to fly?
kagayakeru ashita wa
tsuyoi ishi de hiraku koto sae
dekiru darou
Where is the light that we want to dive?
toozaketa mirai o
hikiyosete te ni shiteru ima wa
The place where we really shine

Di manakah kebiruan yang bikin kita terbang?
Hari esok di mana kita bisa bersinar itu,
pastilah dapat dibuka,
Dengan kekuatan kehendak kita.
di mana cahaya yang ingin kita selami?
Terguncang dalam masa depan yang sudah pergi,
menuju saat-saat yang telah kita peroleh ini,
itulah tempat di mana kita bisa benar-benar bersinar ...


Translirik dari LN

Sumbangan

0 komentar:

Posting Komentar