Kunjungi:

Kamis, 08 September 2016

binaria - Menyamai Warna Tuhan (Kamiiro Awase)


ugokidasu karada no oku niwa
umaretate no neji ga sawagu hora

Jauh di dalam tubuh kita, semulai bergeraknya ia,
Sebuah kunci tipuan yang baru terlahir membuat keributan! Apa kamu merasakannya?

ajikenai tsumaranai sekai no hashi
miorosu anata wa dare?

Memandang rendah tepian dunia kelam lagi sia-sia ini ...
Siapa pula sih kamu?

me no mae mekurareteyuku no furerarenai mirai
(furerarenai nara surinuketeyuke )
kinou datta sekai wa yoteichouwa bakari dakedo
(fukakutei nandakara)
mada zetsubou, kibou suresure kamihitoe
(bokura wa mada ayafuya de tomadoi tayutau)
sore mo itoshiinda mienai to shitemo
kuragari, sotto kimi no te o hiite

Masa depan tak tersentuh ini terpelintirkan di depan mata kita
(Jika kau takdapat menyentuhnya, terjang dan laluilah)
Meski dunia ini memudar menjadi hari kemarin, tak lain hanyalah harmoni yang sudah terbentuk.
(Karena semuanya begitu takpasti)
Keputusasaan, dan harapan, masih tetap setipis kertas.
(Kita tetap begitu samar, bergoyang lesu di laut sana)
Tapi itu masih begitu berharga, meski takdapat dilihat.
Kegelapan, dengan amat lembutnya ... menarik serta tanganmu.

hashiridasu kokyuu ni magirete
hagareochiteyuku shikai wa
machigaisagashi mitai dane
honmono wa dore ka kotaete hora

Tersesat dalam napas menderu kita,
Pandangan kita mulai terkuak
Layaknya permainan "temukan perbedaan",
Jadi, katakan padaku manakah yang asli. Ayolah!

atatakai yawarakai sekai no kate
sashidasu anata wa dare?

Menyajikan kehangatan, kelembutan ini, demi kelangsungan hidup kita di dunia ...
Siapa pula sih kamu?

tobikau zatsuon ga ima kokorogoto boyakashite
(mune no oku kara oshiyosetekuru)
ashita niwa kitto kontorooru funou dakedo
(kako mo mirai mo)
aa zetsubou? kibou? kimi? boku? ura? omote?
(bokura wa aa detarame na inori o sasageru)
futashikasa utatte sono imi o sagasu yo
kamisama, chotto boku no te o hiite

Semua kebisingan terbang sampai membuat seluruh hatiku takfokus
(Dari dalam hati kita, itu menyentak maju)
Esok, kuyakin itu 'kan jadi di luar kendaliku.
(Di masa lalu ... dan masa depan)
Ahh ... Keputusasaan? Harapan? Kamu? Aku? Dalam? Luar?
(Kita, ahh ... panjatkan doa yang tak masuk akal)
Menyanyikan ketidakandalan ini, kumencari-cari maknanya -
Tolonglah, Tuhan, tarik sedikit tangan ini.

umareta kachi o ataerarenakutomo
kasaneta konton to hibi wa kotae o kureru

Meski kita tak pernah diberkahi kelayakan sepenglahiran kita,
Timbunan gangguan, hari demi hari, 'kan berikan kita jawaban.

me no mae mekurareteyuku no furerarenai mirai
(furerarenai nara surinuketeyuke)
kinou datta sekai wa yoteichouwa bakari dakedo
(fukakutei nandakara )
mada zetsubou? kibou? suresure kamihitoe
(bokura wa mada ayafuya de tomadoi tayutau)
sore mo itoshiinda kimi ga erabu nara
kuragari gyutto kimi no te o hiite

Masa depan tak tersentuh ini terpelintirkan di depan mata kita
(Jika kau takdapat menyentuhnya, terjang dan laluilah)
Meski dunia ini memudar menjadi hari kemarin, tak lain hanyalah harmoni yang sudah dibentukkan.
(Karena semuanya begitu tidak pasti)
Keputusasaan, dan harapan, masih tetap setipis kertas.
(Kita tetap begitu samar, bergoyang lesu di laut sana)
Tapi itu masih begitu berharga, jika kaulah yang memilihnya.
Kegelapan, dengan amat lembutnya ... menarik serta tanganmu.


Translirik dari LN

Sumbangan

0 komentar:

Posting Komentar